Konsumen Bukan Raja

#KonsumenBukanRajaMerekaAdalahSahabatKita

Sebuah kebahagiaan tiada terkira Bisa menjadi teman, sahabat dan tempat berbagi cerita eks Client/Client kita dari berbagai Perusahan dimana saya bekerja, Beliau2x ini masih ada yang aktif di perusahaan, sampai menjelang pensiun. Dan hari ini diminta bertemu dengan salah satu dari mereka yg mau pensiun, sekali lagi ini sebuah kebahagaian yang tak terkira

Ingin rasanya merealisasikan ide dan rencana 10 tahun lalu untuk mengumpulkan semua client maupun Beliau yang sudah pernah menjadi client saya, dari sejak saya masih ikut orang dan sampai solo karier seperti sekarang.

Dan Sejak membaca buku dibawah ini saya selalu berpikir Konsumen tidak pernah salah, kalaupun konsumen salah kitalah yg salah sebenarnya, bisa jadi kita belum tuntas mengedukasi konsumen. Ini salah satu cerita di buku ini yg sangat menginspirasi saya, silahkan dibaca :

 ======================================
Seorang karyawan Rothman’s Australia, Rod McLaurghin , memberi contoh menarik tentang ketidaktepatan persepsi konsumen. Mereka rupanya menerima banyak keluhan dari seorang Wanita tentang aroma rokok mereka. Setiap kali mereka menerima keluhan, Rothman’s mengirim satu pak rokok sebagai kompensasinya. Catatan-catatan mereka menunjukkan bahwa wanita ini secara terus-menerus mengeluhkan tentang rasa masam tembakau mereka dan menerima berpak-pak rokok.

Mereka curiga, wanita ini mengarang-ngarang keluhan sebagai cara untuk mendapatkan rokok secara Cuma-Cuma. Mereka memanggilnya untuk bertemu dengan manajemen. Di dalam proses, mereka menemukan bahwa keluhan wanita tersebut benar-benar jujur meskipun kesalahanya terletak pada si konsumen tersebut. Sering ia membawa rokoknya di dalam tas kecil yang biasanya juga berisi Lifeavers yang rasanya masam. Karena tembakau adalah subtansi yang bersifat menyerap, rasanya dengan mudah dapat terserap.

Hasil akhirnya adalah kepuasan seorang konsumen yang telah mengeluhkan semuanya dengan jujur dan Rothman’s pun tidak lagi bingung karena ocehanya atau karena kesalahan produk mereka. Tentu saja saya bukan seorang penganjur merokok, tetapi ini merupakan Bisnis yang pandai menurut kepentingan Rothman’s. Mereka melacak keluhan-keluhan sehingga mereka dapat mendeteksi tren-tren dan juga menindak lanjuti keluhan-keluhan yang berulang.

dari Buku Good Service is Good Business halaman 36

#KonsumenTidakPernahSalah

Tulisan ini hanya copy paste dari postingan FB link dibawah ini

#KonsumenTidakPernahSalah#KonsumenBukanRajaMerekaAdalahSahabatKitaSebuah kebahagiaan tiada terkira Bisa menjadi…

Gepostet von Muhammad Civic Jati Prastowo am Mittwoch, 30. Dezember 2015